Skor Kredit: Pentingnya Memahami dan Cara Meningkatkannya

Skor kredit adalah nilai atau rapot yang menunjukkan kelayakan kredit seseorang. Angka tersebut didapatkan dari historis kredit individu yang digunakan oleh lembaga keuangan seperti bank, atau yang lainnya dengan tujuan untuk menentukan risiko saat memberikan pinjaman atau kredit.

Bagi debitur, skor kredit ini adalah salah satu aset penting yang dapat mempengaruhi kondisi finansial bahkan profesional. Jika skor kredit kamu bagus, akan lebih mudah untuk mendapatkan pinjaman baru. Sebaliknya jika belum memiliki skor kredit bahkan skornya rendah, sangat sulit untuk mendapatkan pinjaman.

Pentingnya Memahami Skor Kredit

Singkat kata, jika skor kredit kamu tinggi akan mempermudah saat mengajukan pinjaman dengan limit yang besar serta berbunga rendah. Bank ataupun lembaga keuangan akan lebih mudah untuk menyetujui pengajuan lewat aplikasi ataupun kredit online cicilan bulanan yang diberikan oleh lembaga keuangan berbasis teknologi atau fintech.

Bahkan dengan skor kredit yang baik, kamu bisa mendapatkan penawaran tanpa perlu mengajukan terlebih dahulu. Biasanya penawaran seperti ini bisa diajukan lewat telemarketing bank atau lembaga keuangan. Malahan bisa mendapatkan penawaran kartu kredit dengan sangat mudah.

Manfaat Skor Kredit untuk Peminjam

Skor kredit akan memberikan kemudahan dalam merencanakan keuangan jangka panjang sehingga menjadi lebih fleksibel. Akses yang mudah ke perbankan dan lembaga pinjaman dan kredit akan memberikan kesempatan seluas-luasnya untuk membuka usaha atau berinvestasi. Sehingga baik secara langsung maupun tidak langsung akan meningkatkan kualitas ekonomi atau kehidupan dan karir peminja.

Skor kredit yang bagus memberikan kebebasan dalam memilih lembaga keuangan. Sehingga kamu tidak akan kesulitan mencari karena lembaga-lembaga keuangan justru akan aktif mencari nasabah-nasabah baru dengan skor kredit yang tinggi.

Skor kredit tidak bisa dimungkiri dapat meningkatkan kepercayaan pemberi pinjaman dan penyedia layanan. Nasabah yang memiliki skor kredit tinggi itu minoritas yang diprioritaskan sehingga akan mendapatkan privilage lebih soal keuangan.

Mitos dan Fakta Tentang Skor Kredit

SIapa bilang memiliki banyak utang akan membuat skor kredit menjadi rendah? Justru dengan adanya banyak utang tapi bisa dilunasi dengan tepat waktu akan membuat skor kredit menjadi tinggi. Intinya bukan pada berapa jumlah utangnya tapi seberapa patuh nasabah membayarkan kewajibannya.

Mitos lain bahwa skor kredit bagus saat tidak punya utang di lembaga manapun. Justru sebaliknya skor kredit terbentuk karena kamu sudah punya utang sehingga sejarah atau riwayat pinjaman tersebut itulah yang akan melahirkan skor kredit. Tanpa ada bukti historis tersebut skor kredit mustahil bisa terbentuk.

Cara Meningkatkan Skor Kredit

Ada tiga kunci dalam menjaga skor kredit dan mengembalikan nilai skor kredit yang buruk. Pertama, pastikan membayar tagihan sebelum jatuh tempo. Kedua, miliki utang sesuai dengan kemampuan. Ketiga, pastikan mengajukan pinjaman lewat lembaga yang sudah terdaftar di OJK. Contohnya seperti Kredivo.

Kredivo memberikan informasi yang transparan serta kemudahan saat pengajuan dan pendaftaran. Caranya hanya tinggal unduh saja aplikasi resminya di Google Play Store maupun App Store dengan sangat mudah.

Kredivo punya fitur cicilan 3 bulan dengan bunga 0%. Cukup bayar biaya admin saja sebesar 3% dari harga barangnya. Mau cicilan yang lebih fleksibel? Opsi yang diberikan ada tenor 6 dan 12 bulan dengan bunga rendah mulai dari 1.99% per bulan. Limit yang diberikan bisa mencapai Rp50 juta bagi member premium. Kredivo tidak hanya bisa digunakan untuk belanja online saja tapi juga offline.

Bagaimana Cara Mengetahui Skor Kredit

Cara mengetahui skor kredit makin mudah lewat web resmi OJK. Masuk saja lewat halaman idebku.ojk.go.id untuk melakukan pendaftaran. Selanjutnya isi data secara lengkap untuk proses verifikasi data. OJK akan memberikan data sesuai dengan permohonan yang diajukan lewat email paling lambat 1 hari setelah permohonan diajukan. Nah, mudah bukan?