Naikkan Konversi & Trafik Menggunakan Email Marketing. Ini 4 Cara Mengolahnya!

Email marketing adalah galat satu tool terbaik yg Anda inginkan buat menjaga relasi dengan audience, mempromosikan produk, & menarik lebih banyak traffic ke website. Jika berbicara mengenai cara menciptakan email marketing, pasti yang ada pada benak Anda adalah prosesnya yang lama. Meski demikian, output yg Anda peroleh nantinya cukup layak dan berarti. Terlebih lagi, semakin cepat dibentuk, maka semakin cepat jua manfaat yang akan Anda dapatkan menurut list email Anda.

Di artikel ini, kami akan membahas cara membuat email marketing yg sangat bermanfaat bagi perkembangan bisnis Anda. Kesemuanya ini hanya melibatkan empat langkah:Pilih layanan email marketing.Buat formulir opt-in dan tambahkan ke website WordPress.Buat welcome email.Membuat campaign secara otomatis.

Email merupakan indera yang powerful & Anda akan menuai poly manfaat karenanya.Mengapa Email Marketing untuk WordPress Sangat Dibutuhkan?

Mungkin Anda sudah acapkali melihat & mengalami di mana sebagian akbar website yg dikunjungi meminta Anda buat memasukkan alamat email. Jika Anda melakukannya, maka website tadi akan memasukkan alamat email Anda ke dalam daftar dan mulai melancarkan ‘agresi’ secara terpola. Ada website yg mengirimkan penawaran bonus & terdapat jua website yang menginformasikan tentang update atau produk terbaru yang mungkin saja Anda akan tertarik. Proses mengumpulkan email dan menggunakannya buat menaikkkan konversi atau traffic inilah yang dinamakan menjadi email marketing.

Namun, menciptakan email marketing di WordPress tidaklah mudah. WordPress memberi kesempatan bagi semua user untuk membuat akun di website Anda, & platform tadi mampu mengirimkan email secara otomatis ke mereka. Hanya saja, sebagian akbar email tadi terhubung ke akun user. Misalnya, ketika Anda menciptakan akun pada website baru, maka Anda akan menerima emal konfirmasi akun. Pesan tadi dikenal menjadi email ‘transaksi’.

Meskipun mampu mengirimkan email transaksi, WordPress tidak dapat membuat serta mengirimkan email marketing secara otomatis. Hal ini berarti apabila Anda ingin meminta email dari para user untuk tujuan marketing, maka Anda wajibmemakai layanan pihak ketiga. Walaupun membutuhkan usaha, membuat email marketing dengan menggunakan plugin atau aplikasi sangat layak buat dilakukan.

Berikut beberapa kegunaan memiliki email marketing di website WordPress Anda:Anda dapat menciptakan daftar yang memuat sejumlah subscriber. Pada umumnya, orang-orang atau user yang memasukkan alamat email mereka sesudah membuat akun di website tertarik dalam konten yg Anda posting. Jadi, user tersebut secara langsung akan menaikkan konversi, terlebih apabila Anda terus menginformasikan semua hal penting & terkait.Membuat email marketing bisa menarik traffic lebih poly ke situs Anda. Dari dulu sampai kini, email sebagai tool yang mengingatkan para subscriber tentang eksistensi website Anda. Jadi, nir heran kalau mereka akan kembali lagi mengecek dan mengeksplor situs Anda.Menaikkan konversi. Dengan mengirimkan email, Anda sudah sanggup menaikkan penjualan, terlebih apabila sedang mempromosikan layanan atau produk.

Seperti yang telah kami sebutkan, menciptakan email marketing butuh waktu dan jua bisnis. Anda harus punya inspirasi-wangsit baru terkait campaign, mengetes email, dan memastikan bahwa subscriber mendapatkan kabar yg relatif. Beruntung, platform email marketing kiniini memungkinkan Anda buat melakukan prosesnya secara otomatis.

Sekarang Anda mampu menciptakan email terlebih dulu dan menjadwalkan pengirimannya lalu. Semua ini berkat kemudahan otomatis yang ditawarkan banyak sekali platform. Bahkan Anda bisa membuat trigger buat email spesifik. Misalnya, Anda membuat email ‘selamat datang’ yang lalu akan dikirim secara otomatis waktu seseorang membuat akun & memasukkan alamat email mereka ke mailing list. Kesimpulannya, poly manfaat yg ditawarkan email marketing bila dibentuk di website WordPress Anda.Cara Membuat Email Marketing di WordPress (Dalam 4 Langkah)

Sebelum menciptakan campaign email marketing pertama Anda, hal yg harus dipersiapkan terlebih dulu merupakan platformnya.Langkah 1: Memilih Layanan atau Platform Email Marketing

Berbicara mengenai platform email marketing, Anda kinidisuguhkan banyak pilihan. Layanan tersebut menyediakan aneka macam tool yg Anda butuhkan buat membuat list email, mengelola subscriber, membuat campaign, & mengirimkan pesan. Ini baru hal-hal dasar saja. Anda bahkan akan menemukan layanan email marketing yg menyediakan fitur taraf lanjut, misalnya otomatisasi email, A/b testing, segmentasi user, dan masih poly lagi.

Seperti yg kita ketahui, layanan-layanan di atas terkadang dibanderol dengan harga beli yang cukup mahal. Untungnya, terdapat layanan yang tidak akan membuat Anda bangkrut seketika, bahkan apabila yang dijalankan baru berupa website sederhana. Misalnya saja, MailChimp. MailChimp adalah galat satu layanan email marketing online yg paling poly digunakan, dan di dalamnya terdapat paket perdeo yg sanggup menampung sampai 2.000 subscriber dan 12.000 email setiap bulan:

Selain itu, MailChimp pula memungkinkan Anda untuk membuat campaign email secara otomatis bahkan pada tier gratisnya. Bahkan Anda juga mampu menargetkan sejumlah segmen pengguna dengan pesan yg khusus. Fitur ini merupakan keliru satu manfaat terbaik apabila Anda mencari layanan email marketing perdeo atau menggunakan harga terjangkau.

Jika Anda membutuhkan sesuatu yg lebih powerful, maka Constant Contact memperlihatkan seluruh fitur yg terdapat di MailChimp dan masih poly lagi. Misalnya, platform Constant Contact memiliki fitur tracking & reporting tingkat lanjut. Selain itu, Constant Contact pun terintegrasi menggunakan beragam aplikasi pihak ketiga (termasuk WordPress) serta memampukan Anda buat melakuan survei dan polling dan mengumpulkan donasi via email:

Kekurangan menurut platform ini merupakan Anda harus merogoh kocek buat menginstall fitur tambahan. Agar fitur tersebut mampu aktif di website, Anda harus membayar $45 atau kira-kira Rp. 670.000 per bulan buat paket dasar pada Constant Contact, yaitu Email Plus. Mengingat harganya yang terbilang tidak murah, maka kami menyarankan supaya Anda memakai Constant Contact apabila website yg dikembangkan kinitelah membentuk uang atau apabila bujet Anda cukup.

Layanan email marketing lainnya merupakan SendinBlue, cara lainbuat MailChimp lantaran harganya yg murah. Platform ini memungkinkan Anda untuk mengirimkan sampai 300 email per harinya tanpa biayaalias gratis. Bahkan layanan ini nir membatasi subscriber Anda meski yang digunakan merupakan paket dasar dan termurah:

Kekurangan menurut platform ini adalah Anda nir punya akses ke berbagai fitur tracking & reporting tingkat lanjut. Untungnya, platform ini memiliki cara kerja yg terbilang bagus, yakni mengirimkan pesan dasar, dan di dalamnya telah terdapat campaign builder yang mudah dipakai.

Jadi, bila Anda mencari layanan pihak ketiga yg harganya terjangkau, maka kami merekomendasikan SendinBlue & Mailchimp buat dicoba terlebih dulu dan lalu baru diputuskan mana yang hendak Anda pakai. Di tutorial ini, kami menggunakan MailChimp.

Pada bagian selanjutnya, kami akan menunjukkan pada Anda cara memakai MailChimp buat menciptakan email marketing di WordPress. Jangan risi, pada dasarnya langkah-langkah yg kami bahas berlaku buat layanan pihak ketiga lainnya.Langkah 2: Membuat Formulit Opt-In & Menambahkannya ke WordPress

Setelah menciptakan akun di MailChimp, hal pertama yg wajibdilakukan adalah membuat list email. Buka tab Lists yang berlokasi di atas dashboard MailChimp, kemudian klik Create List:

Buat judul untuk list email dan tentukan email & nama yg hendak ditampilkan menjadi bukti diri pengirim. Untuk pengaturan Default From email address & Default From name, gunakan email admin WordPress & nama Anda sebenarnya atau nama bisnis Anda:

Pada gambar pada bawah ini, Anda akan melihat suatu area yg dianggap Form Settings. Di sini, Anda bisa mengaktifkan kolom verifikasi opt-in & GPDR-compliance. Verifikasi opt-in berarti subscriber baru wajibmengonfirmasi bahwa mereka mau bergabung ke pada list email Anda sebelum mendapat pesan secara terpola:

Ketika scroll ke bawah ke bagian Notifications, Anda bisa mengaktifkan notifikasi baik dalam ketika subscriber baru mendaftar maupun dalam waktu orang-orang keluar dari list email:

List email telah berhasil dibentuk. Kini MailChimp akan memperlihatkan daftar hubungan yang seharusnya kosong buat waktu ini:

Buka tab Signup form. Ketika tab terbuka, Anda akan lihat daftar berdasarkan berbagai metode buat dibubuhi ke formulir pembuatan akun WordPress yang baru. Satu hal yg harus diketahui, tanpa formulir pembuatan akun atau formulir sign-up, user nir bisa berlangganan list email Anda:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *