Bagaimana Cara Membuat Symbology Sinkron Menggunakan Symbol Yang Diinginkan Dan Mampu Diterapkan Dalam Aneka Macam Peta Dalam Arcmap 10.x?

Pada post thread kali ini saya akan memberikan trik bagaimana para ArcMap user mampu berkreasi dengan symbology dalam pembuatan peta serta efisiensi pada memberikan symbology yang telah dibuat secara custom pada setiap layout peta yg dibentuk. Pernahkah teman-sahabat dalam menciptakan layout peta ingin memakai custom symbology? Simbol-simbol yg sudah dibuat regulasinya sang pemerintah baik secara warna? Lalu bagaimana cara menyimpan symbol yang sudah dibentuk? Thread ini akan menjawab pertanyaan tadi secara satu persatu. Membuat symbol custom dalam layout peta?

Mungkin beberapa ArcMap user yg membaca ini pernah memiliki harapan untuk menggunakan symbol secara custom dan nir ingin menggunakan symbol yg telah tersedia di dalam library symbol ESRI, sebagai model adalah gambar gambar misalnya dibawah ini.

Gambar diatas adalah model menurut gambar berjenis arsip .png yang dapat digunakan buat sebagai symbol didalam peta yang pada layout, ArcMap memiliki fitur untuk memakai gambar berjenis arsip .jpg ataupun .png buat menjadi symbol. Dalam perkara ini jenis arsip .png akan lebih sering dipakai lantaran sisi luar (menurut bundar) tadi akan tercetak secara transparan. Berikut adalah cara buat memasukkan gambar .png yg sanggup didapat menurut websource seperti google atau menciptakan sendiri pada pelaksanaan lain misalnya photoshop & coreldraw.Menyiapkan file berjenis .png, buka direktori folder dimana file ikon tersebut akan digunakan

   Bukalah ArcMap, Masukkan file berjenis point (contoh: titik tempat tinggalsakit), kemudian atur lah symbology dengan cara klik dua kali dalam symbol dibawah nama layer titik tempat tinggalsakit yang masih ada pada table of content. Pilih edit symbol, & akan timbul Symbol Property Editor

Pada bagian Properties pilih lah tipe symbol yang diinginkan, pada perkara ini pilihlah Picture Marker Symbol

Setelah itu akan ada pop-up window yg meminta lokasi gambar yang diinginkan buat menjadi symbol

Pilih ikon yang diinginkan, kemudian secara otomatis window tertutup & balikSymbol Property Editor, dapat dicermati pula bahwa logo icon rumah sakit telah menjadi symbol. Kalian sanggup pribadi klik OK dalam Symbol Property Editor buat langsung mengatur ukuran dan pula sudut berdasarkan ikon tersebut. Setelah selasai kalian mampu pribadi klik OK maka symbol akan terganti menggunakan symbol yg kalian inginkan.

Menyesuaikan warna symbol dengan regulasi?

Seringkali kita menemukan syarat dimana warna dalam peta sudah ditentukan oleh pembuat regulasi (pemerintah, sektor swasta, organisasi, akademisi, dll). apabila pada Indonesia sebut saja Badan Informasi Geospasial yg sudah mempunyai baku rona buat setiap jenis guna huma. Hal tersebut dapat kita konfigurasikan dengan peta yg sudah kita buat dengan cara mengatur warna RGB (Red Green Blue), CMYK (Cyan, Magenta, Yellow, Key), & HSV (Hue, Saturation, Value). Biasanya pemegang regulasi yang telah mengatur standar warna menggunakan pengaturan rona RGB, CMYK, & HSV. Berikut adalah contoh regulasi peta yang dimuntahkan sang BIG pada modul spesifikasi teknis penyajian peta desa tahun 2016 oleh BIG.

Pada sisi kanan bisa terlihat bahwa BIG membuat standar pewarnaan peta dengan baku CMYK, kode dalam CYMK tersebutlah yg akan kita jadikan acuan pewarnaan pada ArcMap buat mewarnai peta tadi. Berikut merupakan langkah-langkahnya.Sebagai model tambahkan shapefile bertipe polygon (pada perkara ini file bangunan) ke dalam ArcMap, lalu buka pengaturan symbology.

Lalu akan keluar window pengaturan warna, pilih tipe warna sesuai regulasi yang ingin diikuti (pada perkara ini CMYK) kemudian isilah kode angkanya sesuai menggunakan regulasi yang ada.

Setelah telah klik OK, lalu secara otomatis window akan kembali ke Symbol Selector menggunakan warna layer yg telah disesuaikan menggunakan regulasi.

Cara menyimpan symbol yg telah dibentuk?

Setelah membuat berbagai macam symbol yg berbeda-beda tentunya symbol tadi wajibbisa disimpan agar dapat digunakan pada file .mxd lain. Cara menyimpannya sangat gampang, yaitu pada Symbol Selector menggunakan melakukan fungsi save as. Berikut merupakan cara menyimpan symbol:(masih melanjutkan file dalam pertanyaan angka 2)Klik 2 kali pada symbol dibawah nama layer agar masuk ke dalam window Symbol Selector, pilih save as, kemudian akan timbul window Item PropertiesMasukkan Nama buat symbol yang akan disimpan

File akan tersimpan pada pada direktori yang ada dalam kolom style, selesainya selesai finish, maka symbol baru akan secara otomatis masuk ke dalam library symbology

Sekian thread Arcnesia kali ini mengenai melakukan kostumisasi & menyimpan custom symbol dalam ArcMap 10.X. Semoga bermanfaat & sampai jumpa di thread-thread berikutnya!

Catatan : Artikel ini dibuat oleh Wildan Fadhlillah Ardi berdasarkan Esri Indonesia Spatial Heroes tiga.0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *